oleh

Polisi Tangkap 15 Orang Sindikat Pemalsu Surat Swab PCR

Liputankota – Lima belas orang sindikat pemalsu surat hasil swab test Covid-19 diamankan Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, penangkapan 15 orang itu berawal dari adanya pengungkapan pada 7 Januari 2021, di mana didapati satu orang penumpang yang membawa surat hasil keterangan swab test PCR Covid-19 palsu.

Pada pukul 06.30 WIB, tersangka pembawa surat keterangan palsu berinisial CY memasuki area pengecekan di Terminal 2. Petugas yang mencurigai surat yang dibawa CY langsung membawa untuk diperiksa. Benar saja surat tersebut palsu.

Selanjutnya, dilakukan penyelidikan lebih lanjut hingga didapati 14 orang lainnya yang merupakan sindikat pemalsu surat keterangan kesehatan itu.

“Total ada 15 orang yang kami tangkap, perannya beda-beda, ada yang sebagai pengguna surat palsu itu, lalu pembuat, pencari pengguna surat palsu, hingga penyedia fasilitas,” kata Yusri di Bandara Soetta, Senin, 18 Januari 2021.

Keempat belas orang lainnya yang diamankan adalah MHJ, S, RAS dan PA yang berperan mencari orang yang memerlukan surat hasil swab. Lalu M, ZAP, IS dan C berperan sebagai perantara. Kemudian, DS berperan membuat surat palsu, B berperan sebagai pemilik softcopy surat keterangan hasil swab test, AA berperan sebagai pemberi fasilitas untuk membuat surat palsu, serta U dan YS sebagai pengantar surat, dan SB yang mencari amplop resmi surat.

“Dari penangkapan ini, diketahui mereka telah berjalan sejak bulan Oktober 2020 lalu. Yang mana dalam satu hari bisa membuat 20 sampai 30 surat dengan nilai jual satu surat sampai Rp1 juta,” ujarnya.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, yakni beberapa unit telepon genggam, laptop, surat keterangan swab test, hingga uang tunai Rp350 ribu.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan. Sementara tersangka dikenakan Undang-undang Kekarantinaan dan Wabah Penyakit, dan Pasal 268 KUHPidana tentang mamalsukan surat keterangan dokter dengan hukuman di atas 6 tahun penjara.(Def/Ica)

Komentar

News Feed