oleh

Dugaan Penyimpangan Kartu PKH di Kemiri Diselidiki Polisi

Liputankota-Dugaan penyimpangan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang diselidiki Kepolisian Resor Kota Tangerang. Penyelidikan itu dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya dugaan penyimpangan bantuan sosial dengan modus penyerahan 55 KKS milik PKH di Desa Lontar Kemiri.

Dikonfirmasi, Kasubnit 3 Unit 2 Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Tangerang, Ipda Hans M.J membenarkan dugaan tersebut dalam penyelidikan pihaknya. “Masih dalam penyelidikan,” kata Ipda Hans, Senin 25 Januari 2021.

Hans bilang, penyidik saat ini tengah fokus mengkaji sistem disribusi kartu PKH Bansos di desa itu untuk mengetahui modus penyimpangannya.”Kami sedang menggali sistem pendistribusiannya ke PKH,” ucapnya.

Untuk tahap penyelidikan ini, kata Hans, penyidik telah melakukan pemanggilan kepada sejumlah pihak-pihak terkait seperti Koordinator Kabupaten PKH, Dede Damyati dan sejumlah pendamping. “Untuk dimintai klarifikasinya.”

Dugaan penyelewengan Bansos Program PKH di Desa Lontar Kecamatan Kemiri mencuat setelah tim dari Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan sidak beberapa waktu lalu, dan menemukan 55 KKS yang dipegang oleh salah satu warga berinisoal S.

Baca: Dugaan Pungli PKH-Program Sembako di Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Kemensos

Menurut pengakuan S, dirinya baru sekitar 4 bulan memegang puluhan KKS tersebut yang sebelumnya dipegang oleh pendamping PKH berinisial EL.

“Baru beberapa bulan kartu ini saya pegang. Kalau sebelumnya saya hanya menerima paket bantuan dan membagikannya kepada warga. Saya tidak tahu juga itu barangmya dari agen mana,” katanya saat dikonfirmasi wartawan.(Tom/Ica)

Komentar

News Feed