oleh

Tega Dorong Nenek hingga Tewas, Polisi Ringkus Pelaku

Liputankota – Pria R (35) yang mendorong neneknya A (89) hingga tewas di Desa Tanjungsari Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang terancam hukuman paling lama 7 tahun penjara terkait tindak pidana penganiayaan jika perbuatan itu menjadikan mati orangnya.

Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto melalui kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradhinata mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga atas Laporan Polisi Nomor : LP-B / 44 / I / 2021 / SPKT-C / Res Serang Kota, tanggal 25 Januari 2021, pihaknya langsung gerak cepat melakukan penyelidikan.

Dijelaskan AKP Indra, awalnya pelapor berinisial MD menemukan korban berinisial A (89) dalam keadaan terbaring ditanah dengan keadaan keluar darah dari mulut dan kepala bagian kanan memar.

“Korban A (89) menghembuskan napas terakhirnya pada saat MD hendak mengangkat korban,” kata AKP Indra, ditulis Rabu 27 Januari 2021.

Menurut keterangan saksi, pada Rabu 16 Desember 2020, saat memandikan jenazah korban terdapat gigi yang rontok, muka lebam pada bagian kepala dan dipelipis telinga sebelah kiri, adanya luka memar pada bahu sebelah kiri.

“Diduga korban mengalami penganiayaan sehingga menyebabkan korban meninggal dunia, kemudian saksi melaporkan hal tersebut ke Kepolisian Resor Serang Kota,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti berupa 1 (satu) potong baju kaos lengan panjang warna hitam polos, 1 (satu) potong celana pendek warna biru tua.

Baca: Seorang Pria di Serang Tega Dorong Nenek hingga Tewas Gegara Kesal Ditegur

“Serta 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Karisma warna biru silver Nopol : A-2124-HF, Noka : MH1JB221X4K07899, Nosin : JB22E1073979,” tukasnya.

“Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun,” pungkasnya.(Tom/Jack)

Komentar

News Feed