oleh

Prostitusi Online, 12 Orang Diamankan dari Hotel dan Kos-kosan di Tangsel

Liputankota – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengamankan 12 orang terkait praktik prostitusi online di Serpong.

Kepala Seksie (Kasie) Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel Muksin Al Fachry menerangkan, 12 orang yang diamankan terdiri dari 6 pria dan 6 perempuan.

“Masing-masing di Hotel Urban 6 orang, 4 cowo dan 2 cewe. Lalu di sebuah kos-kosan daerah Rawa Buntu 6 orang, 2 cowo, 4 cewe,” ungkap Muksin, Rabu, 3 Februari 2021.

Muksin menerangkan, terungkapnya praktik prostitusi online berdasarkan laporan masyarakat sekitar di hotel dan kos-kosan setempat yang menduga kegiatan prostitusi menggunakan aplikasi sosial media.

“Sehingga tadi siang kamu lakukan lidik memang di situ ada dugaan pelanggaran, makannya kita langsung melakukan OTT di lokasi tersebut,” kata Muksin.

Muksin mengatakan, pihaknya menemukan barang bukti berupa alat kontrasepsi yang sudah dan belum digunakan.

Diterangkannya, para pelanggar ini dijerat dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2012 tentang dengan larangan PSK menyuruh, memfasilitasi, membujuk, atau memaksa orang lain untuk jadi PSK.

“Atau memakai jasa PSK, melakukan pengambilan manfaat secara tidak sah, merusak, memeras dan mengambil keuntungan pribadi atau golongan. Lalu setiap orang dilarang menggunakan bangunan sebagai tempat asusila,” terangnya.

“Jadi itu pelanggaran Perda 9 Tahun 2012 Pasal 40 dan atau Pasal 41 ancamannya itu hukuman 6 bulan atau denda maksimal 50 juta,” tambahnya.

Namun Muksin mengatakan, sebelum dijatuhi hukuman kepada para pelanggar itu, pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu apa kategori pelanggarannya.

“Tapi kami periksa dulu ini kategorinya PSK, apakah ada yang nyuruh, atau dia yang memfasilitasi, atau bangunannya memang tahu,” tutupnya. (Def/Yan)

Komentar

News Feed