oleh

Arief Beberkan Upaya Pemkot Tangerang Atasi Kendala Pembelajaran di Masa Pandemi

Liputankota – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menyampaikan upaya Pemkot Tangerang dalam mengatasi sejumlah kendala selama proses belajar mengajar di masa pandemi Covid-19.

Di mana proses belajar mengajar masih menggunakan metode pembelajaran jrak jauh (PJJ) baik secara daring maupun kunjungan ke rumah oleh guru.

“Daring dengan menggunakan berbagai aplikasi, sedangkan home visit bagi peserta didik yang tidak memiliki sarana atau dengan daya tangkap lemah,” kata Arief dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Tangerang, dilansir dari siaran pers Humas Pemkot Tangerang, Kamis, 18 Februari 2021.

“Ditambah bantuan berupa 5.000 kuota internet gratis serta pembangunan 800 titik RW-Net. Selain itu, pemkot juga mengeluarkan kebijakan tentang peningkatan kesejahteraan tenaga pengajar,” tambah Arief.

Dia menyampaikan , penyelenggaraan pendidikan di Kota Tangerang sudah mengacu pada tantangan abad 21, yaitu pengembangan karakter, literasi dan 4 kompetensi dasar (Berpikir kritis, kolaboratif, komunikatif dan kreatif).

“Sebagai bentuk relevansi perkembangan zaman dengan tidak menghilangkan jati diri dan karakter pancasialis,” ucap Arief.

Dalam rapat paripurna itu, Arief menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi terhadap dua Raperda dan penyampaian jawaban fraksi atas pendapat wali kota atas dua Raperda.

Terkait pemberdayaan koperasi dan koperasi syariah, Arief menerangkan, Dinas Perindagkop UKM telah melakukan layanan konsultasi perizinan secara daring dan luring, serta pengenalan koperasi syariah kepada 36 pelaku koperasi dan 75 badan koperasi kelurahan.

“Diharapkan menjadi perlindungan kepada pelaku usaha koperasi dalam menjalin kemitraan dengan pelaku usaha lain,” katanya.(Red)

Komentar

News Feed