oleh

Banjir di Gelam Jaya, Camat Chaidir: Kebutuhan Logistik Cukup

Liputankota-Tiga hari pasca banjir yang melanda Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, kebutuhan logistik untuk pengungsi mencukupi. Sejumlah instansi terus memberikan bantuan untuk korban banjir.

Berdasarkan data posko banjir, bantuan logistik untuk korban banjir diberikan oleh sejumlah instansi pemerintah dan swasta, seperti dari Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang (BPBD), Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air, serta PT. Iga Permata Regency.

Camat Pasar Kemis, H. Chaidir mengatakan bantuan logistik untuk korban banjir dirasakan cukup. Terutama untuk kebutuhan dapur dan peralatan tidur.

“Allhamdulillah sudah ada bantuan dapur umum sekaligus sembako dan peralatan tidur,” pungkas Chaidir.

Di sisi lain, Chaidir berharap adanya bantuan berupa perahu karet dan pompa air. Dia menjelaskan, perahu karet diperlukan untuk mengevakuasi pengungsi ke lokasi pengungsian. Menurut Chaidir, saat ini masih banyak warga yang terpaksa tinggal di rumah yang terendam air karena kurangnya perahu untuk mengevakuasi warga.

Sedangkan kebutuhan mobil pompa air dibutuhkan untuk memompa air yang masih tersisa di sejumlah titik di Desa Gelam Jaya yang terkena dampak banjir.

Chaidir menjelaskan, banjir yang melanda Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis sejak Sabtu (20/02/2021), merendam ratusan rumah di 12 RW yang mengakibatkan kurang lebih 10.712 jiwa mengungsi.

“Yang mengungsi itu 10.712 jiwa dari 12 RW, ada juga yang terdampak tinggal di rumah sendiri, mushola, gedung RW, masjid, rumah saudara, posyandu dll,” ujarnya.

Untuk saat ini, yang masih terendam banjir tinggal 4 RW lagi yaitu di RW 07, RW 20, RW 15 dan RW 17, dikarenakan posisinya berada di bibir Situ Gelam dan Sungai Cirarab.

Chaidir menambahkan, pihaknya segera bergerak cepat dengan menyiagakan anggota Babinsa Desa Gelam Jaya, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Tangerang serta Palang Merah Indonesia (PMI) yang sudah disiagakan sejak Sabtu pagi.

Lanjut Chaidir, Dinas Kesehatan UPT Puskesmas Kutabumi juga turut andil ke lokasi banjir untuk mengecek kesehatan warga yang terkena dampak banjir di desa tersebut.

Walaupun kondisi air sudah sedikit menurun, Chaidir mengimbau warga untuk segera pergi ke posko pengungsian jika terjadi banjir susulan. Dia menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan posko-posko banjir di masing-masing RW.

Baca: Dinkes Tempatkan 6 Posko Kesehatan di 5 Titik Pengungsian Gelam Jaya

Di tempat yang sama, Kepala Desa Gelam Jaya, Moch. Sanusi mengatakan, Desa Gelam Jaya menerima bantuan dari Lurah Sindang Jaya berupa uang tunai untuk kebutuhan dapur umum. Sanusi berharap banjir kali ini merupakan banjir terahkir.

Sanusi mengingatkan kepada masyarakat setempat agar lebih giat lagi untuk menjaga lingkungan Desa Gelam Jaya ini agar tidak terjadi banjir.(Tom/Ica)

Komentar

News Feed