oleh

Warga Tobat Tangerang Ancam Usir PD Pasar dan Pengembang BCS

Liputankota – Masyarakat Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang mengancam akan mengusir PD Pasar dan PT Imperial selaku pengembang Balaraja City Square (BCS).

“Aksi rencana pengusiran tersebut adalah bentuk kekecewaan masyarakat Desa Tobat kepada Pemkab Tangerang terkait persoalan yang sampai dengan saat ini tidak ada titik terang atau penyelesaian dari pemkab kepada Desa Tobat,” kata Kepala Desa Tobat, Endang Suherman, Kamis, 4 Maret 2021.

Sampai saat ini, warga meminta Pemkab Tangerang menunjukkan bukti bukti kepemilikan lahan seluas 6,18 hektare yang diklaim sebagai aset Pemkab Tangerang.

“Sampai dengan saat ini Pemkab Kabupaten Tangerang belum bisa menunjukkan bukti-bukti kepemilikan lahan 6,18 hektare yang diklaim sebagai aset pemkab. Lahan tersebut rencananya akan dibangun pasar modern dengan nama Balaraja City Square yang saat ini masih dalam proses pembangunan,” ungkap Endang.

Pada tahun 2019, tokoh masyarakat sudah bertemu dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar terkait persoalan tersebut.

Namun dari hasil pertemuan itu, elum juga mendapatkan titik temu sehingga sehingga timbul gejolak di masyarakat pada bulan November 2020 hingga terjadilah pemasangan plang pada lokasi pembangunan Pasar Tematik Sentiong bertuliskan bahwa tanah 6,18 hektare yang dijadikan Pasar Tematik Sentiong Balaraja adalah aset milik Desa Tobat.

Endang membeberkan soal dokumen data kepemilikan tanah bengkok yang dimiliki Desa Tobat, antara lain, Girik C I tahun 1958 tanah bengkok Desa Tobat nomor 126, Girik C I tahun 1972 nomor 126, peta floting blok tanah bengkok Desa Tobat serta Leter C tanah bengkok Desa Tobat CI nomor 126.

“Saya selaku kepala desa Tobat mewakili masyarakat berharap kepada pemerintah kabupaten untuk segera mungkin dapat menyelesaikan persoalan yang terjadi saat ini,” harapnya.(Def/Rid)

Komentar

News Feed