oleh

Soal Warga Tak Terima Bansos, PT Pos Pondok Aren: Data dari Dinsos

Liputan Kota – PT Pos Indonesia angkat bicara sejumlah warga di Kampung Pondok Jengkol, Kelurahan/Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, yang tidak menerima bansos tunai (BST). Padahal pada tahap sebelumnya, warga menerima bansos dampak Covid-19 tersebut.

Anehnya, di link yang digunakan untuk mengecek realisasi penerima bansos (cekbansos.kemensos.go.id) menunjukkan keterangan bahwa bansos ‘sudah salur’.

Korlap Pelaksana Penyaluran BST PT Pos Indonesia Kecamatan Pondok Aren, Sujana mengatakan, teknis pembagian untuk korlap per kecamatan sendiri berasal dari kantor Pos yang berada di Gaplek, Pamulang, Tangsel.

Menurut Sujana, pihaknya hanya mencetak undangan saja berdasarkan data dari Dinas Sosial (Dinsos). Setelah tercetak, maka dibagikan ke setiap-setiap kelurahan, dan warga memiliki waktu 10 hingga 14 hari untuk pencairan.

“Data semua dari Dinsos. Untuk tahap tiga ini, bulan Maret dan April digabung. Kita dikasih waktu untuk penyaluran itu 10-14 hari. Kayak sekarang nih, di Kelurahan Pondok Aren, ada data susulan tahap tiga itu sekitar 300 penerima, kita dikasih deadline sampai tanggal 4 Juni 2021 harus sudah tersalurkan semua,” kata Sujana kepada wartawan Senin, 24 Mei 2021.

Sujana mengatakan, untuk BST tahap tiga ini akan ada 25 ribu data undangan penerima susulan, dan menurutnya, data itu wajib tersalurkan dengan target waktu.

Jika BST tersebut tidak tersalurkan, mala dana dan undangan yang ada dikembalikan ke Dinsos Kota Tangsel.

“Kalau sampai tidak ada yang mengambil, data dan dana kita kembalikan lagi ke kantor Pos Induk yang ada di Pamulang. Nanti dikembalikan ke Dinsos. Kita kan kerja nyari amanah buat masyarakat. Kadang, masih ada warga yang ngambil dana, meski sudah terima undangan,” terangnya.

Sujana mengaku bingung saat banyak warga yang tidak mengambil BST dan tidak mengetahui apa penyebabnya. Apakah warga tak mendapatkan informasi?

“Kalau ada warga yang pindah atau enggam ketemu saat penyaluran BST itu adanya di Kesos tiap-tiap kelurahan, kadang-kadang kita juga datangin warga, kalau warga tidak mau ke Kantor Pos,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, 12 warga di Kampung Pondok Jengkol, RT 005 RW 11, Kelurahan/Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan mengaku tak menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) 2021.

Hal itu diungkapkan oleh Hermansyah (35) salah satu dari 12 warga Kampung Pondok Jengkol yang tidak mendapatkan BST, ketika ditemui wartawan dikediamannya.

Hermansyah mengaku, meski belum mendapatkan BST tahap 2, 3 dan 4. Namun dalam website milik Kementerian Sosial (Kemensos) cekbansos.kemensos.go.id terdata telah disalurkan pada bulan April lalu.

Hermansyah saat ini mengaku bingung dengan kondisi yang terjadi. Meski telah mencoba mengkonfirmasi, Hermansyah yang sudah tidak bekerja sejak pandemi Covid-19 itu, hingga kini belum mendapatkan kejelasan dari aparatur yang ada di wilayahnya.

“Saya sudah coba tanya ke Pak RT, tapi beliau juga bingung dan tidak bisa memberikan kejelasan. Saya juga minta tolong ke teman-teman untuk konfirmasi ke kelurahan, pihak kelurahan juga enggak bisa ngasih penjelasan. Bukan masalah besaran, yang saya kuatirkan, mungkin hal ini bisa terjadi di wilayah yang lain,” katanya.(Def/Yan)

Komentar

News Feed