oleh

Barang Tak Sesuai Pesanan, Pria di Tangsel Ngamuk Ancam Kurir Pakai Samurai

Liputan Kota – MDS, warga di Parung Benying, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diamankan polisi setelah melakukan intimidasi terhadap seorang kurir barang.

Hal itu bermula saat MDS memesan sebuah jam tangan melalui situs belanja online dengan sistem pembayaran COD (Cash On Delivery) atau bayar di tempat.

“Dua hari sebelum kejadian pelaku memesan barang dari medsos. Lalu barang pesanan datang yang diantar oleh kurir dan dibayar senilai Rp85 ribu kepada kurir,” kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida Tampubolon, kemarin.

MDS lalu membuka paket pesanan yang dibelinya. Ketika dibuka, ternyata isi barang yang dipesan tidak sesuai seperti iklan dalam media sosial.

“Kemudian, terlapor memanggil kurir dan marah, karena tidak terima. Terlapor meminta uang kembali pada kurir, karena korban tidak memberikan uang yang sudah diterima, terlapor pun langsung mengambil sebilah samurai dari dalam rumah dan mengancam agar mengembalikan pembayaran pesanan,” ungkap Nurhaida.

Merasa terancam, kurir kemudian mengembalikan uang kepada MDS dan langsung melapor ke Polsek Ciputat Timur. MDS lalu diamankan polisi.

Polisi lalu menyita sejumlah alat bukti berupa sebilah samurai, satu buah bekas paket dan satu kaos warna biru bertuliskan turn back crime.

“Modus terlapor mengancam dengan sebilah samurai,” katanya.

MDS dijerat Pasal 368 (1) subsider Pasal 2 (1) Undang-undang darurat Nomor 12 tahun 1951.(Def/Ica)

Komentar

News Feed