oleh

Dinsos Tangsel Jelaskan soal Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos Tunai

Liputan Kota – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini tengah memperbaharui data keluarga penerima manfaat (KPM) untuk diintegrasikan dengan bantuan-bantuan dari kementerian yang lain.

Dari data terbaru, 97 ribu warga Tangsel dipastikan menerima bantuan dari Pemerintah Pusat.

“Sekarang setiap bulan data diperbaharui. Untuk penerima di Bulan April 97.000. Dipadukan sistemnya Kementerian Sosial dengan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dengan database dari kementerian lain,” kata Kepala Dinsos Tangsel Wahyunoto Lukman, kemarin.

Hal tersebut agar bantuan-bantuan yang berada di sektor lain menjadi tidak tumpang tindih dengan bantuan lainnya. Soal banyaknya warga yang tak lagi mendapat bansos tunai (BST) dampak Covid-19, Lukman menerangkan, hal itu dikarenakan salah satu anggota dalam kartu keluarga (KK) yang sudah menerima bantuan lainnya.

“Kan banyak sekali stimulus dari Pemerintah Pusat. Contohnya bantuan Kartu Pra Kerja bagi karyawan di bawah gaji Rp5 juta. Subsidi listrik, UMKM, kuota internet, subsidi listrik. Itu semuanya berbasis sistem yang dipadukan Kemenko PMK. Makanya, banyak data penerima BST enggak mendapatkan lagi,” ungkap dia.

“Berkali-kali kita sosialisasikan termasuk ke lurah, kalau salah satu anggota keluarga dalam kartu keluarga itu mendapatkan bantuan, maka gugur itu data bantuan yang lainnya,” jelas Lukman.

Lukman mengatakan, jika ada warga yang tidak mendapatkan bansos atau bantuan lainnya, warga bisa melaporkan ke kelurahan masing-masing.

Saat ini kelurahan telah diberikan sistem untuk memasukan ataupun mengganti data melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS). Pihaknya juga sudah membuatkan admin di setiap kelurahan dan bisa diakses 24 jam. Hal itu bertujuan agar bantuan yang tersalurkan kepada warga yang sangat membutuhkan.

“Mereka (Kelurahan-red) bisa merubah data, mengusulkan data baru itu kita kasih akses 24 jam terkecuali hari Sabtu dan Minggu, supaya nge-link,” katanya.(Def/Yan)

Komentar

News Feed