oleh

Indonesia Off-Road Federation Jakarta Peduli Kampung Cegog Ujung Kulon

Liputankota-Offroad merupakan salah satu kegiatan dunia otomotif yang banyak digemari masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah perkotaan. Medan yang menantang memacu adrenain untuk melewatinya.

Di samping itu, solidaris antaroffroader juga patut diacungi jempol. Tak jarang, dalam satu even ada saja kendaraan yang mengalami masalah bahkan harus ditarik untuk melewati jalur yang susah.

Selain kegiatan offroad itu sendiri, jalur-jalur yang dilewati juga memanjakan mata karena biasanya jauh dari perkotaan dan masih minim pembangunan akses jalan. Tidak hanya memicu adrenalin, komunitas offroad biasanya juga membawa misi sosial untuk daerah yang mereka datangi.

Hal ini yang dilakukan oleh Indonesia Off Road Federation (IOF) Jakarta. Tak hanya menikmati alam di sana, mereka membantu prasarana warga Kampung Cegog Pandeglang, Banten, khususnya para petani ladang dengan memberikan perlengkapan bagi warga untuk berladang.

Pemberian bantuan oleh IOF Jakarta kali ini menjangkau wilayah Banten, tepatnya di Kampung Cegog Desa Rancapinang Kecamatan Cimanggu Kabupaten Pandeglang.

Kampung Cegog merupakan kampung pesisir pantai selatan yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, yang hampir semua warganya sebagai petani ladang dan sebagian sebagai nelayan.

Jarak Kampung Cegog dari jalan raya negara sekitar tiga puluhkilometer dan bisa ditempuh sangat singkat sekitar tiga jam perjalanan dari Cibaliung lewat jalur normal dan dengan kendaraan biasa.

Tetapi pekan lalu jalur ini tidak bisa dilewati karena proses pengerjaan jalan sehingga harus memutar sejauh enam kilometer. Jarak ini hanya bisa ditempuh dengan kendaraan khusus 4×4 karena medan yang licin, berkelok dan turunan atau tanjakan tajam.

Kendaraan khusus diperlukan dan harus ekstra tenaga untuk melewatinya karena jalan berbatu, berlumpur dan harus menyebarangi sungai untuk sampai ke lokasi. Meski harus menarik kendaraan yang tak bisa melewati jalur lumpur, tidak menyurutkan IOF Jakarta untuk sampai ke lokasi.

Bantuan yang diberikan berupa tas rangsel untuk para petani ladang, tempat minum, baju untuk warga, perlengkapan sarana ibadah, sarana permainan anak, sarana penunjang air bersih, serta pembuatan tiang bendera dan bendera merah putih.

Kegiatan ini sepenuhnya diselenggarakan oleh Bidang Sosial IOF Jakarta dibantu oleh para donatur ini akan berkelanjutan, tidak cukup hanya disini.

“Hati kami terketuk melihat petani yang ada di sini. Kami sepakat dari IOF Jakarta membawa barang barang yang diperlukan petani agar bisa mereka gunakan. Kami berharap warga bahagia dan kehidupan mereka akan lebih baik. Tidak hanya menikmati alam di sini yang indah, tetapi kami ingin berbuat sesuatu,” demikian dikatakan Michael Punjabi, dari Divisi Sosial IOF Jakarta.

Antusias warga sangat senang menerima bantuan ini mengingat pekerjaan utama warga sebagai petani ladang dan sebagian nelayan diberikan sarana penunjang ke ladang sangat membantu. Biasanya mereka berladang dari pagi hingga sore hari.

**Baca: PLN Siap Memimpin Transisi Energi melalui Pengembangan EBT di Indonesia

“Ke depan kita jalin silaturahmi yang baik. Tidak hanya berhenti sampai di sini. Kampung Cegog ini kampung paling terpencil. Dan kami senang IOF Jakarta membantu kami, karena kami ingin maju juga seperti daerah lain,” ujar K’to, warga Kampung Cegog.

Kedepannya kegiatan peduli ini akan terus dilakukan dan menyebar di seluruh pelosok yang susah dijangkau dengan kendaraan biasa. IOF Jakarta berkomitmen untuk terus membantu sesama.(red)

Komentar

News Feed