oleh

Percepat Herd Immunity, Bupati Tangerang Lobi Kemenkes soal Jatah Vaksin

Liputan Kota – Sejumlah upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 masih terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Salah satunya dengan mempercepat pembentukan herd immunity (kekebalan kelompok) melalui program vaksinasi.

Namun, hal itu nyatanya masih terkendala dengan ketersediaan vaksin. Alhasil, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar dapat menambah jatah vaksin ke Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Tangerang.

“Kita minta kepada Kemenkes untuk bisa menambah pemberian vaksin, karena kami targetkan 35 ribu vaksinasi per harinya untuk bisa mempercepat pembentukkan herd immunity. Sementara vaksin yang ada di kami tersisa 5.000,” kata Zaki, Selasa 22 Juni 2021.

Lanjut dia, target itu diterapkan mengingat saat ini, baru 120 ribu penduduk yang tervaksinasi, sedangkan target pencapaian secara total sebanyak 3 juta jiwa atau 80 persen dan total 4 juta jiwa penduduk di Kabupaten Tangerang.

“Kita baru 120 ribu, sedangkan target 3 juta, dan ini masih jauh, makanya dipercepat per harinya 35 ribu, dengan support Kemenkes soal distribusi vaksinnya. Kalau soal tenaga medis hingga fasilitasnya, kita sudah siap,” ujarnya.

Seperti yang hari ini dilaksanakan di Spring Club, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten. Sebanyak 2.000 vaksin disiapkan bagi masyarakat umum dengan KTP Kabupaten Tangerang.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi menjelaskan, 2.000 vaksin Sinovac disiapkan untuk tiga hari. Di mana, dalam sehari sekitar 600 jiwa yang tervaksinasi.

“Untuk di sini, dalam satu hari sekitar 600 jiwa akan divaksinasi dengan sasaran masyrakat umum berusia 18 tahun ke atas, di mana mereka wajib ber-KTP Kabupaten Tangerang, itu kita prioritaskan,” katanya.

Tidak hanya itu, ia juga mengimbau, meski sudah mendapatkan vaksin Covid-19, masyarakat tetap diminta untuk menerapkan secara disiplin protokol kesehatan (Prokes), seperti jaga jarak, menggunakan masker, hindari kerumunan, hingga rajin mencuci tangan.

“Tetap kita harus terapkan prokes, karena seluruh upaya pemerintah untuk menekan Covid-19 tidak jalan sendiri-sendiri, semua harus dibarengi dengan baik dan disiplin,” sebutnya.(Def/Ica)

Komentar

News Feed