oleh

Setelah Periksa 4000 Saksi, Kejari Tangerang Tetapkan Dua Pendamping sebagai Tersangka Dana PKH

Liputan Kota – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang menetapkan dua orang sebagai tersangka dugaan kasus penyimpangan dana program keluarga harapan (PKH).

Penetapan tersangka setelah sebelumnya, kejari melakukan pemeriksaan terhadap 4000 orang saksi pada September 2020 lalu.

Dua orang tersebut yakni DKA dan TS yang keduanya merupakan pendamping Desa Sodong, Desa Tapos, dan Desa Pasir Nangka Kecamatan Tigaraksa.

“Kedua tersangka akan dilakukan penahanan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang,” kata Kajari Kabupaten Tangerang, Bahrudin dalam keterangannya, Kamis, 29 Juli 2021.

Modus yang dilakukan keduanya dengan memotong dan mencairkan ATM penerima manfaat PKH di BRI Link pada tahun 2018 dan 2019.

Dari keterangan saksi-saksi dan alat bukti yang dikumpulkan, DKA dan TS terindikasi kuat memotong bantuan yang diperuntukkan bagi warga tidak mampu.

“Untuk sementara kami tahan dua orang dahulu, kami akan proses karena ini jelas merugikan rakyat miskin, dan merupakan efek jera bagi pendamping PKH yang lainnya,” terangnya.(Def/Jak)

Komentar

News Feed