oleh

Digelar di Tengah PPKM, Seleksi Duta Anak Tangerang Tuai Kritik

Liputankota – Seleksi Duta Anak yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2021 menuai kritik.

Kritik lantaran acara tersebut digelar di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dalam upaya penanganan Covid-19.

Ketua LSM Geram, Alamsyah, mengatakan, perangkat daerah seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat. Jangan sampai, masyarakat ditekan agar mematuhi protokol kesehatan, sementara unsur pemerintah justru memberikan contoh tidak baik.

“Terus siapa yang mau dijadikan contoh? Sedangkan masyarakat di bawah harus betul-betul menaati protokol kesehatan dengan ketat, tidak boleh berkerumun dan mengadakan acara apapun. Bahkan seluruh camat mengeluarkan imbauan untuk tidak mengadakan kegiatan apapun, termasuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI,” papar Alamsyah, Jumat, 13 Agustus 2021.

Sementara itu, Kasi Kelembagaan dan Partisipasi Anak Iwan Sutriawan mengaku, kegiatan tersebut sudah mendapat izin dari sekretaris daerah (Sekda).

“Coba tanya sama Pak Kadis, beliau yang komunikasi langsung dengan Pak Sekda dan sudah diberikan izin, untuk lebih jelas silahkan tanyakan langsung,” katanya saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApps.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi menjelaskan, di tengah pandemi setiap dinas yang akan menggelar kegiatan harus bersurat dan meminta izin kepada satgas.

Jika memang urgent, maka harus dilaksanakan dengan peserta terbatas maksimal 25 orang. Peserta yang ikut dalam keadaan sehat dan wajib menjalani swab antigen.

“Sekalinya pun bersurat dan meminta izin, kami pasti tidak akan memberikan izin, karena banyak hal yang dipertimbangkan,” tegasnya.

“Sejauh ini kami belum memperkenankan kegiatan langsung secara fisik yang dapat menimbulkan penularan Covid-19,” tambahnya.(Def/Jak)

Komentar

News Feed