oleh

Dewan Desak Wali Kota Tangerang Turun Tangan terkait Kasus Dugaan Pencabulan Anak

Liputankota – Urung diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari), anggota Komisi 2 DPRD Kota Tangerang Saiful Milah mendesak Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah agar turun tangan mengatasi lambannya penanganan kasus dugaan pencabulan anak.

Saiful sangat prihatin dengan kasus seperti pencabulan anak di bawah umur ini yang penanganannya terkesan lamban.

“Coba wali kota bicara, agar (Pelaku pencabulan) segera ditahan,” kata Saiful kepada wartawan, Selasa, 21 September 2021.

Saiful menerangkan, kasus pencabulan anak yang sudah berjalan 11 bulan itu belum juga diserahkan ke Kejari Kota Tangerang menjadi pertanyaan banyak pihak.

Padahal lanjut Saiful, kasus tersebut telah melengkapi dua alat bukti pengantar dari psikolog sudah komplit.

“Ini yang harus teman-teman wartawan korek kenapa (Berjalan lambat)? Ini kan kasus bahasanya dengan dua alat bukti pengantar dari pisikolog sudah komplit. Sudah P21, itu sudah tahap kedua dan hari ini berita terakhir itu mereka (Kepolisian) si pelaku ini sakit,” ungkapnya.

Menurutnya, kasus seperti ini jangan sampai diulur, bahkan kasus seperti ini adalah kasus tangkap tangan, dan tidak ada alasan apapun terduga pelaku gak ditahan.

“Jangan sampai diulur, orang pelecehan itu kasus tangkap tangan, enggak bisa dengan alasan apapun enggal ditahan. Saya harap tidak terulang kembali, penanganan yang terkesan lambat. Apalagi menyangkut harkat martabat anak dan perempuan yang punya masa depan yang diharapkan cerah,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang Selatan angkat bicara mengenai adanya dugaan pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri kepada anak di bawah umur di Kota Tangerang.

Kepala P2TP2A Kota Tangsel Tri Purwanto menerangkan, kasus dugaan pencabulan tersebut saat ini tengah ditangani oleh pihaknya.

Tri menjelaskan, laporan pencabulan tersebut masuk ke pihaknya, dan saat ini pihaknya pun tengah mendalami dan mengawal kasus tersebut hingga ke persidangan.

“Laporan tersebut (Pencabulan) benar masuk ke kami, kamu akan dalami dan mengawal kasus itu hingga persidangan,” kata Tri.(Yan)

Komentar

News Feed