oleh

Bupati Lebak Ingatkan Calon Kades Tak Lakukan Money Politic

Liputankota – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengingatkan kepada para calon kepala desa (Cakades) untuk tidak melakukan politik uang atau money politic demi meraup suara di pilkades serentak 24 Oktober 2021 nanti.

Calon yang tetap nekat lalu terbukti melakukan politik uang bisa dijatuhi sanksi tegas berupa diskualifikasi.

“Kami minta para cakades untuk menghindari money politic, kongkalikong untuk menciptakan pilkades yang bermartabat. Cakades yang kedapatan melakukan money politic akan mendapatkan sanksi tegas yakni didiskualifikasi dari perhelatan pilkades itu,” kata Iti saat deklarasi damai di rumah mantan bupati Lebak Mulyadi Jayabaya, Senin, 18 Oktober 2021.

Iti lalu menyampaikan soal penghitungan suara yang sebelumnya akan dilaksanakan di kantor desa akan dilakukan di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS)

“Peraturan bupatinya akan diganti secepatnya, jadi penghitungan suara di masing-masing TPS,” ujar Iti.

Sementara itu, Kepala Kejari Lebak  Sulvia Triana Hapsari menegaskan, agar para calon menghindari politik uang. Tak hanya sanksi administratif, sanksi pidana sesuai UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap juga bisa dijerat kepada pelakunya.

“Hindari money politic, saya minta kepada para cakades untuk berhati-hati saat kampanye,” pesan dia.

Kata Sulvia, jika ada sengketa pada saat pelaksanaan pemungutan suara, pihaknya menekankan agar diselesaikan secara musyawarah.

“Jika terjadi sengketa, maka diselesaikan secara musyawarah. Jadi saya minta bagi calon kepala desa untuk semaksimal mungkin menghindari perselisihan yang dapat menganggu kondusifitas daerah,” harapnya. (Def)

Komentar

News Feed