oleh

LIN Soroti Dugaan Jual Beli Proyek di DPPP Kabupaten Tangerang, Korupsi Bisa Dipidana Loh!

Liputankota-Lembaga Investigasi Negara menduga marak terjadi jual beli proyek oleh oknum di Dinas Perumahan, Permukiman Dan Pemakaman (DPPP) Kabupaten Tangerang.

Boby Syaban dari Lembaga Investigasi Negara sangat menyayangkan carut-marutnya pelaksanaan pekerjaan proyek di DPPP tersebut.

Menurut dia, satu proyek pekerjaan yang sudah dikerjaan oleh kontraktor tak bermasalah dalam pencairannya. Namun kenyataan yang terjadi di DPPP Kabupaten Tangerang tak seperti itu.

Satu proyek yang pekerjaannya sudah selesai 100% tak bisa melakukan proses pencairan karena ada kontraktor lain yang mengklaim sudah mendapatkan paket pekerjaan serupa oleh dinas yang sama.

Pihak kontraktor yang sudah menyelesaikan paket pekerjaan yang didapatnya mengklaim mendapatkan proyek dari DPPP. Sementara kontraktor lain mengklaim dia juga mendapatkan proyek serupa dari dinas yang sama.

“Akhirnya pihak DPPP tak bisa melakukan proses pencairan hingga kedua belah pihak yang mengklaim paket proyek serupa menyelesaikannya sendiri,” kata Bpby ke Liputankota.com, Selasa 26 Oktober 2021.

Nah melihat kasus di atas, lanjut Bobby telah terjadi dugaan jual beli proyek di Dinas Perumahan, Permukiman Dan Pemakaman (DPPP) Kabupaten Tangerang dan itu sangat merugikan perkembangan pembangunan wilayah setempat dan merugikan negara.

“Oknum pejabat yang diduga melakukan jual beli proyek yang dapat merugikan Negara bisa diindikasikan pidana karena korupsi dan memperkaya diri sendiri. Hal yang seperti itu harus ditindak tegas,” tukas Boby.

**Baca: Perjuangan baru dimulai, Bung Joe : Kita Serahkan 20 rekomendasi ke Panitia

Boby sangat menyayangkan hal seperti itu masih terjadi dan dia meminta Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar untuk segera menindak pejabatnya yang terindikasi jual beli proyek untuk memperkaya diri sendiri dan sangat merugikan Negara.

“Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar harus segera menindak tegas pejabatnya yang diduga melakukan korupsi. Jangan biarkan korupsi menggerogoti pembangunan di Tangerang Gemilang ini,” tukasnya.(Lin/Jack)

Komentar

News Feed