Satlantas Polresta Tangerang Imbau Pengemudi Truk Tak Beri Tumpangan

Liputankota – Aksi menumpang di kendaraan terbuka atau lebih familiar dikenal di kalangan anak muda dengan istilah nge-BM kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Tangerang.

Kasat Lantas Polres Kota Tangerang, AKP Roby Heri Saputra, menyayangkan, masih banyak saja anak muda yang suka memberhentikan kendaraan terbuka umumnya truk untuk menumpang.

Baca: Numpang Truk Trailer di Cikupa, Pengamen Tewas Terlindas

Agar kejadian itu tak lagi terulang, Roby mengimbau kepada para sopir truk untuk tidak memberikan tumpangan di bak kendaraan.

“Kami imbau khususnya kepada pengemudi untuk tidak memperbolehkan orang naik ke kendaraan yang mereka bawa,” pinta Roby, Sabtu (26/9/2020).

Dia mengingatkan, nge-BM sangat berusiko terjadi kecelakaan dan bisa berakibat fatal karena kendaraan memang didesai untuk membawa barang. Sehingga, standar keamannya tidak cukup untuk mengangkut penumpang orang.

“Saya menyayangi kejadian tersebut, karena kami selalu memberikan imbauan dan peringatan agar tidak lagi melakukan menebeng truk terbuka atau BM,” ujar Roby.

Ia berharap peran serta masyarakat untuk juga mengingatkan anak-anak muda yang hendak melakukan aksi tersebut.

“Dan tidak permisif dengan kegiatan menebeng di kendaraan truk atau trailer, karena kendaraan tersebut didesain buat angkutan barang bukan untuk angkutan orang sehingga tidak cukup standar keselamatannga dan rawan terjadi kecelakaan fatal,” jelasnya.(Def/Ica)

Komentar